Senin, 20 Juli 2015

Sahur Dan Berbuka Puasa Dengan Madu Murni Badan Tetap Bugar


MaduMurniMajalengkaNews - Madu memiliki keistimewaan dibandingkan zat pemanis lainnya. Salah satu keunggulan madu dibanding pemanis lain adalah dapat langsung dikonsumsi setelah diambil dari sarangnya tanpa melalui proses pengolahan terlebih dulu. Hal ini dimungkinkan karena kandungan gula sederhana yang terdapat di dalamnya, yaitu glukosa dan fruktosa dengan kadar yang cukup tinggi. Berbeda dengan gula tebu yang harus diolah sebelum dikonsumsi.

Madu memiliki keistimewaan dibandingkan zat pemanis lainnya. Salah satu keunggulan madu dibanding pemanis lain adalah dapat langsung dikonsumsi setelah diambil dari sarangnya tanpa melalui proses pengolahan terlebih dulu. Hal ini dimungkinkan karena kandungan gula sederhana yang terdapat di dalamnya, yaitu glukosa dan fruktosa dengan kadar yang cukup tinggi. Berbeda dengan gula tebu yang harus diolah sebelum dikonsumsi.

Kandungan Madu

Gula sederhana merupakan komponen utama dalam gula darah, sehingga madu dapat langsung diserap tubuh tanpa membutuhkan proses pemecahan. 
Total kalori yang dihasilkan madu tiap 100 gramnya adalah 294 kalori. Ini memang lebih kecil dibanding gula yang menghasilkan 364 kalori tiap gramnya. Namun hal ini bisa diabaikan jika melihat kandungan zat dan manfaat madu yang bersifat alami. Gula memerlukan proses pemecahan menjadi gula sederhana sebelum dimanfaatkan oleh tubuh. Jadi gula membutuhkan waktu dan tambahan energi dari tubuh sebelum diserap dan dimanfaatkan tubuh. Maka kita dapat menambahkan madu dalam pola makan sehari-hari sebagai ganti gula dan penyedia energi yang langsung dapat diserap oleh tubuh. 

Madu memiliki kandungan gizi tinggi antara lain zat gula (glukosa dan fruktosa), asam amino, dan vitamin. Kandungan mineral dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, phosphor, mangan, dan sulfur. Kandungan vitaminnya antara lain thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, dan asam askorbat.

Berbuka Puasa Dan Sahur Dengan Madu

Bulan suci Ramadhan telah tiba. Seluruh umat muslim di berbagai belahan dunia bersuka cita menyambut Ramadhan dengan melaksanakan ibadah puasa atau biasa disebut Shiyam/Shaum yang berarti menahan diri dari sesuatu. Secara syar'i puasa adalah menahan diri dari segala perbuatan yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan suami istri, dll) sejak fajar terbit hingga matahari terbenam. Selama berpuasa tubuh bisa menghasilkan energi dengan membakar sumber daya (terdiri dari karbohidrat, lemak, dan gula) yang disimpan oleh tubuh. Jadi jangan heran jika saat berpuasa kita akan merasa lemas dan kehilangan tenaga.

Namun jangan kuatir, dengan berpuasa kita tetap bisa bugar dan beraktivitas seperti hari biasa. Salah satunya dengan mengkonsumsi madu saat buka puasa dan makan sahur seperti yang saya lakukan. Madu saya pilih menjadi suplemen saat bulan puasa, karena memiliki khasiat dan kandungan yang luar biasa. Lebah sang penghasil madu sendiri merupakan salah satu binatang yang istimewa. Karena namanya tersebut dalam Al-Qur'an.
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan" (Qur'an Surah An-Nahl :68-69)
Para ahlipun memiliki pendapat yang sama mengenai madu. Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral lain seperti natrium, magnesium, kalsium, zat besi, dan fosfat, dlsb yang semuanya sangat berguna bagi tubuh kita.

Madu juga banyak memiliki manfaat, diantaranya sebagai sumber energi, sumber vitamin dan mineral, serta bisa menambah stamina. Madu yang banyak mengandung senyawa gula (glukosa dan fruktosa) mampu menyediakan kalori yang diperlukan oleh tubuh selama puasa. Keistimewaan lainnya, madu juga mudah dicerna serta rendah kalori. Jadi tetap aman bagi kesehatan. Dan yang terpenting, madu juga cocok dicampur dengan makanan atau minuman apapun.

Madu juga mudah kita dapatkan, baik di toko-toko obat, maupun super market. Harga dan kemasan juga bisa menyesuaikan dengan kantong kita. Jenis madu yang beredar di pasaranpun sangat beragam. Namun hati-hati, karena keistimewaannya tersebut, madu banyak dipalsukan. Berbeda dengan madu asli yang kaya manfaat bagi tubuh, madu palsu justru sebaliknya karena mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh kita.

Selain mengkonsumsi madu saat buka puasa dan makan sahur, pola hidup sehat juga harus kita lakukan. Makanan yang bergizi, cukup minum air putih, cukup istirahat, dan olah raga ringan bisa juga kita lakukan. Dengan demikian ibadah puasa kita bisa berjalan lancar.
(MediaIslam/Kompasiana/Health/MMM)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar